• Latest News

    Tuesday, 13 September 2016

    Masa Subur Wanita dan Cara Menghitungnya

    Masa Subur Wanita dan Cara Menghitungnya

    Siklus Haid atau Menstruasi

    Siklus haid ialah jarak hari saat hari pertama haid sampai hari pertama haid selanjutnya. Siklus haid normal ialah setiap hari 21 – 35. Hari pertama (satu) pada siklus haid yaitu hari pertama haid terjadi.


    Terjadinya Haid

    Haid biasanya pertama kali terjadi pada perempuan usia 11 - 14 tahun, haid pertama disebut menarche. Haid dimulai pada hari pertama pada saat ovarium yang melepaskan salah satu ovum (sel telur) yang sudah matang dengan sejumlah sekitar 400.000 sel telur ini yang disebut ovulasi. Jika sel telur ini tidak segera dibuahi, maka lapisan pada dinding bagian dalam yang disiapkan guna penempelan hasil pembuahan yang akan terkelupas dan terjadi lah pendarahan atau menstruasi.


    Terjadinya Ovulasi

    Pada umumnya ovulasi terjadi kira-kira 12 – 14 hari sebelum hari pertamanya haid. Sebenarnya, hari ketika ovulasi terjadi tergantung pada siklus haid Anda. Jika siklus Anda singkat/pendek, misalnya hanya 22 hari, jadi ovulasi terjadi hanya pada beberapa hari setelah haid berakhir. Sehingga, waktu ovulasi pada setiap wanita berbeda - beda. Untuk itu, penting bagi kita mengetahui siklus haid kita agar dapat memperkirakan waktu ovulasi yang akan terjadi.


    Masa Subur Wanita

    Masa subur wanita berkisar disaat sekitar waktu ovulasi, kira-kira saat lima hari sebelum ovulasi terjadi. Pada umumnya masa subur wanita ialah 12 – 16 hari sebelum siklus haid selanjutnya. Dengan kata lain, beberapa atau kebanyakan wanita mengalami masa subur yaitu di antara hari ke-10 sampai hari ke-17 sesudah hari pertama (1) haid sebelumnya. Hal berikut berlaku terhadap wanita yang memiliki siklus haid teratur yaitu 28 hari. Namun, apabila siklus anda berbeda, anda dapat mencoba untuk mempelajari dan menghitung kapankah masa subur anda terjadi.

    Pada umumnya lamanya masa haid wanita dapat berubah dari waktu ke waktu, biasanya berlangsung 2 sampai 7 hari. Kondisi ini mengakibatkan ovulasi bisa berbeda sepekan lebih cepat ataupun lebih lambat dibanding saat periode selanjutnya.

    Selain ovulasi, kehamilan sangat ditentukan pada proses sperma yang menjangkau sel telur agar dapat hamil, sel telur yang matang ini harus dibuahi dalam kurun waktu 12 hingga 24 jam.

    Masa Subur Wanita dan Cara Menghitungnya

    Cara Menghitung Masa Subur Wanita

    Singkatnya periode 12 sampai 24 jam waktu sel telur yang harus segera dibuahi membuat pentingnya untuk mendeteksi di hari-hari apakah wanita berada saat posisi paling subur. Umumnya masa subur dihitung berdasarkan catatan serta analisis siklus haid selama 8 bulan terakhir.

    Berikut Cara Menghitung Masa Subur Wanita:
    • Diketahui siklus terpendek anda yaitu 27 hari. Kurangi angka tersebut dengan 18. Hasilnya 9 (sembilan). Angka ini ialah angka hari pertama saat anda sedang berada pada posisi paling subur.
    • Diketahui siklus terpanjang anda yaitu 30 hari. Kurangi angka tersebut dengan angka 11. Hasilnya 19 (sembilan belas). Angka ini ialah angka hari terakhir saat anda sedang berapa posisi paling subur.

    Dengan demikian apabila siklus anda dengan rata-rata adalah 27 – 30 hari, jadi anda akan berada posisi paling subur pada hari ke-9 sampai 19.

    Berikut beberapa ciri jika anda sudah benar-benar memasuki masa subur :

    - Suhu dipagi hari meningkat

    - Keluarnya lendir dari mulut rahim

    - Nyeri ringan sampai berat pada perut

    - Dan perasaan sangat bergairah



    Catatan Perawat - Berikut Artikel Masa Subur Wanita dan Cara Menghitungnya apabila ada kesalahan dalam penulisan dan penyusunan bahasa, kami mohon maaf semoga bermanfaat. Terima kasih
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Masa Subur Wanita dan Cara Menghitungnya Rating: 5 Reviewed By: Catatan Perawat
    Scroll to Top