• Latest News

    Monday, 29 May 2017

    Prosedur Tindakan Nebulizer

    Prosedur Tindakan Nebulizer

    Definisi Nebulizer
    Nebulizer adalah suatu alat yang mengubah obat dalam bentuk larutan menjadi uap atau aerosol secara berkesinambungan/terus-menerus dengan menggunakan tenaga listrik yang berguna dalam penggunaan obat secara inhalasi atau penghirupan melalui tarik nafas dalam.
    Nebulizer adalah alat medis yang digunakan untuk terapi pengobatan dalam bentuk penguapan yang merupakan suatu cara pemberian terapi pengobatan melalui pernafasan/inhalasi . Kegunaannya sama seperti dengan pemberian obat lainnya tetapi mempunyai daya kualitas/effectivitas pengobatan lebih tinggi dibandingkan melalui oral/mulut. Sebagai contoh pada yang biasanya proses penyembuhan flu memakan waktu selama 1 minggu, dengan terapi nebulizer ini dapat sembuh dalam 3 hari.
    Cara kerja terapi nebulizer ini melalui penguapan dengan cara obat-obat yang dilarutkan dalam bentuk cairan kemudian diisikan ke dalam face mask nebulizer. Nebulizer mengubah partikel-partikel tersebut menjadi uap yang dapat dihirup sehingga langsung menuju paru-paru yang mampu menghancurkan mukus/dahak.

    Tujuan Pemberian Nebulizer
    - Untuk mengencerkan dahak/mukus
    - Untuk mengurangi sesak pada penderita asma
    - Untuk mengurangi/menghilangkan bronkospasme

    Cara Kerja Nebulizer
    Cara kerja Nebulizer yaitu dengan cara penguapan. Jadi obat-obatan yang diracik (berupa cairan) lalu dimasukan ketabungnya yang ada di face mask Nebulizer lalu dengan bantuan daya listrik menghasilkan uap yang dapat dihirup melalui face mask Nebulizer. Penguapan ini tidak berbau, jadi rasanya seperti bernapas seperti biasanya. Terapi penguapan ini memakan waktu kurang lebih sekitar 5-10 menit, biasanya diberikan 3-4 kali dalam sehari (sesuai dengan jadwal pemberian obat yang sudah ditentukan). Nebulizer dapat digunakan sejak bayi 0 bulan ataupun anak-anak (toddler/kids) hingga dewasa.
    Pengobatan melalui Nebulizer ini lebih efektif dari obat-obatan yang dikonsumsi melalui oral, karena dapat langsung dihirup sehingga langsung masuk ke paru-paru, dosis yang dibutuhkan pun lebih kecil, dan otomatis juga lebih aman. Nebulizer juga biasanya dipakai pada anak asma atau yang memang sering batuk atau pilek berat karena flu maupun alergi.

    Prosedur Tindakan Nebulizer
    Gambar I. Terlihat uap yang keluar dari masker Nebulizer


    Indikasi
    Indikasi dilakukannya Nebulizer sebagaimana berikut :
    - Batuk, untuk mengeluarkan lender yang ada di paru-paru , untuk mengencerkan dahak
    - Pilek /hidung tersumbat, untuk melancarkan saluran pernafasan
    - Asma dan Sinusitis, untuk melonggarkan saluran napas dan mengencerkan dahak
    - Alergi yang menyebabkan batuk-batuk, pilek, dan yang menjurus ke serangan sinusitis/asma

    Kontraindikasi Nebulizer
    Pada penderita trakeostomi atau pada fraktur didaerah hidung

    Obat-obatan Untuk Nebulizer
    - Ventolin ialah obat yang lazim digunakan pada penderita asma dan penyakit PPOK
    - Pulmicort ialah suatu kombinasi antara anti radang dan obat yang melonggarkan saluran napas
    - Nacl juga bisa digunakan untuk mengencerkan dahak
    - Inflamid sebagai obat untuk anti radang pada saluran pernafasan
    - Combiven suatu obat kombinasi sebagai obat bronkospasme (melonggarkan saluran napas)
    - Meptin sebagai obat bronkospasme (melonggarkan saluran napas)
    - Bisolvon cair sebagai obat mengencerkan dahak
    - Atroven sebagai obat bronkospasme (melonggarkan saluran napas)
    - Berotex sebagai obat bronkospasme (melonggarkan saluran napas)

    Macam-macam Nebulizer
    - Nebulizer Mini
    Meupakan alat genggam yang dapat menyemburkan medikasi atau agens pelembab, seperti agens bronkodilator (melonggarkan jalan nafas) atau mukolitik (pengencer dahak) yang menjadikan partikel mikroskopik kemudian mengirimkannya kedalam paru-paru ketika pasien menghirup napas.
    - Nebulizer Jet-Aerosol
    Merupakan Nebulizer yang menggunakan kompressor sehingga dapat menekan udara atau oksigen untuk bergerak lebih cepat dalam kecepatan tinggi sehingga memecah cairan obat kedalam bentuk partikel-partikel uap atau aerosol.
    - Nebulizer Ultrasonik
    Merupakan Nebulizer yang menggunakan getaran dalam frekuensi yang tinggi untuk memecah obatan dalam bentuk cair menjadi partikel-partikel halus berupa uap.

    Standar Operasional Prosedur Tindakan Nebulizer
    A. Fase Pra Interaksi
    1. Cek catatan medis dan perawatan
    2. Persiapkan alat :
    - Masker inhalasi
    - Obat inhalasi
    - Bengkok
    - Tissue
    - Mesin Nebulizer atau tabung oksigen lengkap
    - Kassa secukupnya
    - Handscone

    B. Fase Interaksi
    3. Memberikan salam terapeutik (assalamu’alaikum pak/bu)
    4. Melakukan evaluasi/validasi (Bagaimana perasaannya hari ini)
    5. Melakukan kontrak ; waktu, tempat, topic (disini saya akan melakukan tindakan nebulizer yaitu nanti saya akan pasang alat berupa seperti masker yang akan ditempelkan ke bagian hidung, alat tersebut akan menghasilkan uap yang akan coba bapak hirup nantinya, pemasangan ini dilakukan karena bapak/ibu terlihat sesak dengan pemasangan alat  ini akan mengurangi sesak bapak/ibu tempatnya disini saja kurang lebih waktunya 15 menit)
    6. Menjaga privasi klien

    C. Fase Kerja
    7. Cuci tangan
    8. Gunakan handscone
    9. Atur posisi klien
    10. Hubungkan kabel power Nebulizer ke terminal listrik, pastikan bahwa mesin Nebulizer menyala
    11. Masukkan obat sesuai dosis yang dibutuhkan kedalam face mask Nebulizer lalu tutup kembali dengan cara diputar

    Prosedur Tindakan Nebulizer
    Gambar II. Cara memasukkan obat kedalam tabung masker Nebulizer

    12. Monitor uap atau obat (dengan cara hidupkan mesin Nebulizer lihat apakah sudah ada uap yang keluar dari face mask Nebulizer)
    13. Mengenakan face mask Nebulizer dengan benar kepada klien
    14. Menanyakan kepada klien apakah sesaknya mulai berkurang
    15. Bila sudah selesar, alat dirapihkan
    D. Fase terminasi
    16. Evaluasi respon klien (Menanyakan kepada klien bagaimana pak/bu setelah dipasang alat Nebulizer  apakah sesak berkurang)
    17. Rencana tindak lanjut (Diusahakan bapak/ibu jangan banyak beraktivitas dulu ya, agar sesak nya bisa cepat sembuh atau tidak kambuh kembali)
    18. Kontrak yang akan datang ; topic, waktu, tempat (Kalo begitu saya tinggal dulu ya pak/bu. Nanti pukul 12.00 kita bertemu lagi, untuk terapi pemberian obat secara oral, tempatnya disini saja)
    19. Pendokumentasian ; waktu pemberian, respon klien.



    Demikianlah Standar Operasional Prosedur Tindakan Nebulizer, semoga bermanfaat. Salam SUPER
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    2 komentar:

    1. maximum of the total confronted mask can be constant the use of the SoClean CPAP cleaner and sanitizer machine. trysoclean

      ReplyDelete
    2. An immense moonlike of commendation, reserve it up. Brain memory supplements

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Prosedur Tindakan Nebulizer Rating: 5 Reviewed By: Catatan Perawat
    Scroll to Top