• Latest News

    Thursday, 27 December 2018

    Askep HDR Asuhan Keperawatan Jiwa Harga Diri Rendah


    Askep HDR

    ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA SDR. P
    DENGAN HARGA DIRI RENDAH

    A. IDENTITAS KLIEN
    Inisial                          : Sdr. P
    Alamat                        : Teladas, Tulang Bawang
    Umur                           : 25 tahun
    Pendidikan                  : SD
    Pekerjaan                     : Tidak bekerja
    Suku/ bahasa               : Lampung
    Agama                         : Islam
    Tanggal masuk RS      : 16 November 2018
    Tanggal pengkajian     : 24 November 2018
    Nomor register            : 025526
    Identitas Penanggung Jawab
    Nama                           : Ny. B
    Alamat                         : Teladas, Tulang Bawang
    Umur                           : 52 tahun
    Pendidikan                  : SD
    Pekerjaan                     : IRT
    Suku/bahasa                : Lampung
    Agama                         : Islam
    Hubungan dengan klien : Ibu kandung

    B. ALASAN MASUK
    Sdr. P datang ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung diantar oleh Ibu kandung dengan keluhan ± 2 minggu suka bicara sendiri, sering marah, menyendiri, malas berkomunikasi, tidak bisa diarahkan, tidak mandi. Klien langsung dibawa ke RSJ Provinsi Lampung oleh keluarga.

    C. FAKTOR PREDISPOSISI
    1. Pernah mengalami gangguan jiwa dimasa lalu :
    Klien pernah berobat di RSJ Provinsi Lampung kurang lebih 2 tahun yang lalu.
    2. Pengobatan sebelumnya :
    Kontrol tidak rutin, pengobatan tidak berhasil.
    Masalah Keperawatan : Regimen Terapi Inefektif
    3. Penganiayaan :
    Tidak riwayat penganiayaan
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa :
    Keluarga pasien tidak ada yang mengalami gangguan jiwa.
    5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan :
    Klien mengatakan tidak ada pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan.

    D. PEMERIKSAAN FISIK
    1. Tanda-tanda vital : TD : 130/90 mmHg, N : 86 x/mnt, S : 36,5̊C, P : 20x/mnt
    2. Ukur : TB : -    BB : -   
    3. Keluhan fisik : Klien tidak mengeluh sakit apa-apa, tidak ada kelainan fisik

    E. PSIKOSOSIAL
    1.      Genogram
     

    Askep HDR


    Klien mengatakan komunikasi dalam keluarga kurang baik, pengambilan keputusan ada pada ibu klien, pola asuh demokrasi.
    2. Konsep diri
    a. Gambaran diri
    Pasien menyukai semua bagian tubuhnya.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    b. Identitas diri
    Klien mengatakan anak keempat dari sembilan bersaudara.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    c. Peran
    Klien mengatakan didalam keluarganya atau di Rumah sebagai anak, klien membantu ibunya.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    d. Ideal diri
    Klien mengatakan ingin cepat sembuh, pulang, dan berkumpul dengan keluarga.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    e. Harga diri
    Klien mengatakan malu berhadapan langsung dengan orang lain, klien mengatakan merasa tidak enak untuk bicara dengan perawat, klien merasa tidak pantas jika berada dengan orang lain, kurang interaksi sosial.
    Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
    3. Hubungan sosial
    a. Orang yang terdekat :
    Klien mengatakan orang yang terdekat dengan klien adalah ibu
    b. Peran serta kegiatan kelompok/ masyarakat :
    Klien mengatakan jarang mengikuti kegiatan dikampungnya
    c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain :
    Klien mengatakan jarang bersosialisasi dengan warga dan tetangga kampungnya. Selama di Bangsal klien tidak pernah memulai pembicaraan, klien lebih banyak tiduran di tempat tidur daripada mengobrol dan berkumpul dengan teman 1 bangsal. Klien mengatakan belum mengenal dan hafal nama semua pasien 1 bangsal.
    Masalah Keperawatan : Isolasi Sosial, Harga Diri Rendah
    4. Spiritual
    a. Nilai dan keyakinan :
    Klien beragama islam, klien mengatakan gangguan jiwa merupakan cobaan dari tuhan.
    b. Kegiatan Ibadah :
    Klien mengatakan saat dirawat dan dirumah jarang beribadah sholat.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah

    F. STATUS MENTAL
    1. Penampilan
    Penampilan klien kurang rapih, klien menggunakan baju yang disediakan RSJ Provinsi Lampung.
    Masalah Keperawatan : Defisit Perawatan Diri
    2. Pembicaraan
    Klien berbicara lambat tetapi dapat tercapai dan dapat dipahami.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    3. Aktivitas motorik
    Klien lebih banyak menunduk, aktivitas klien menyesuaikan, klien terlihat lesu, banyak berbaring ditempat tidur.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    4. Alam perasaan
    Klien mengatakan bosan di RSJ, ingin cepat pulang, klien sedih tidak bisa berkumpul dengan keluarga.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    5. Afek
    Tumpul
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    6. Interaksi selama wawancara
    Kontak mata kurang - tidak mau menatap lawan bicara.
    Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
    7. Persepsi/halusinasi
    Halusinasi saat pengkajian tidak ditemukan.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    8. Proses pikir
    Pembicaraan tidak berbelit-belit dan sampai pada tujuan.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    9. Isi pikir
    Tidak ada waham, pasien terlihat stabil dan tidak bingung.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    10. Tingkat kesadaran
    Orientasi klien terhadap orang, tempat dan waktu jelas.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    11. Memori
    Daya ingat jangka panjang klien masih mengingat masa lalunya.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    12. Tingkat konsentrasi dan berhitung
    Tingkat konsentrasi dan berhitung klien baik, karena klien mampu berkonsentrasi dan mampu berhitung penambahan/pengurangan sederhana.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    13. Kemampuan penilaian
    Klien dapat memutuskan kegiatan apa yang dilakukan setelah bangun pagi.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    14. Daya tilik diri
    Klien mengetahui dirinya dirawat di RSJ Provinsi Lampung.
             Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah


    G. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG
    1. Makan dan minum
    Klien makan secara rutin 3x sehari dan mandiri, klien selalu menghabiskan 1 porsi makan setiap kali makan dengan menu nasi, sayur, dan lauk.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    2. BAB/BAK
    Klien BAB/BAK secara mandiri di toilet.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    3. Mandi
    Klien mengatakan jarang mandi selama dirawat.
    Masalah Keperawatan : Defisit Perawatan Diri
    4. Berpakaian/berhias
    Klien tampak tidak rapih, dan tercium bau khas.
    Masalah Keperawatan : Defisit Perawatan Diri
    5. Istirahat/tidur
    Klien mengatakan sulit tidur, klien hanya tidur kurang lebih 6 jam di malam hari.
    Masalah Keperawatan : Gangguan Istirahat/tidur
    6. Penggunaan obat
    Selama di Bangsal klien minum obat secara mandiri dan teratur.
    Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
    7. Pemeliharaan kesehatan
    Klien mengatakan sebelumnya pernah berobat di RSJ Provinsi Lampung kurang lebih 2 tahun yang lalu diantar oleh keluarga.
    Masalah Keperawatan : Regimen Terapi Inefektif
    8. Kegiatan didalam rumah
    Klien mengatakan tidak mempersiapkan makan, tidak menjaga kerapihan rumah, tidak mencuci pakaian, dan tidak mengatur keuangan.
    9. Kegiatan diluar rumah
    Klien mengatakan jarang beraktivitas diluar rumah.

    H. MEKANISME KOPING
    Klien mengatakan jarang menceritakan permasalahannya kepada orang lain, jika ada masalah klien lebih memilih memendam masalahnya sendiri. Klien mengatakan selama di RSJ tidak pernah menceritakan masalahnya kepada teman 1 Bangsal.
    Masalah Keperawatan : Koping Individu Inefektif

    I. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN
    Masalah berhubungan dengan kelompok spesifik : Klien mengatakan tidak pernah berinteraksi dengan masyarakat semenjak sakit.
    Masalah berhubungan dengan lingkungan spesifik : Klien mengatakan tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya.
    Masalah berhubungan dengan pendidikan spesifik : Klien mengatakan sekolah hanya tamat SD.
    Masalah berhubungan dengan pekerjaan spesifik : Klien mengatakan sebelumnya bekerja sebagai penambak udang.
    Masalah berhubungan dengan perumahan spesifik : Klien mengatakan tinggal dengan Ibunya.
    Masalah berhubungan dengan ekonomi spesifik : Kebutuhan klien dipenuhi oleh keluarganya.
    Masalah berhubungan dengan pelayanan kesehatan : Klien mengatakan perawat RSJ Provinsi Lampung baik dan peduli kepada klien.

    J. KURANG PENGETAHUAN TENTANG
    Klien mengatakan tidak tahu dengan penyakit yang dideritanya, klien tidak tahu manfaat dan kegunaan obat-obatan yang dikonsumsi klien.
    Masalah Keperawatan : Kurang Pengetahuan

    K. ASPEK MEDIS
    Diagnosa Medik : Skizofrenia Paranoid
    Terapi Medik : Risperidon 2x2 mg
    Trihexphenidyl 2x2 mg
    CPZ 1x25 mg

    L. DATA FOKUS
    1. Klien mengatakan malu berhadapan langsung dengan orang lain, klien mengatakan merasa tidak enak untuk bicara dengan perawat, klien merasa tidak pantas jika berada dengan orang lain, kurang interaksi sosial, kontak mata kurang.
    2. Klien mengatakan jarang bersosialisasi dengan warga dan tetangga kampungnya. Selama di Bangsal klien tidak pernah memulai pembicaraan, klien lebih banyak tiduran di tempat tidur daripada mengobrol dan berkumpul dengan teman 1 bangsal. Klien mengatakan belum mengenal dan hafal nama semua pasien 1 bangsal.
    3. Penampilan klien kurang rapih, klien menggunakan baju yang disediakan RSJ Provinsi Lampung. Klien mengatakan jarang mandi selama dirawat. Klien tampak tidak rapih, dan tercium bau khas.
    4. Klien mengatakan jarang menceritakan permasalahannya kepada orang lain, jika ada masalah klien lebih memilih memendam masalahnya sendiri. Klien mengatakan selama di RSJ tidak pernah menceritakan masalahnya kepada teman 1 Bangsal.
    5. Klien mengatakan sebelumnya pernah berobat di RSJ Provinsi Lampung kurang lebih 2 tahun yang lalu diantar oleh keluarga. Klien mengatakan kontrol tidak rutin, pengobatan tidak berhasil.
    6. Klien mengatakan sulit tidur, klien hanya tidur kurang lebih 6 jam di malam hari.
    7. Klien mengatakan tidak tahu dengan penyakit yang dideritanya, klien tidak tahu manfaat dan kegunaan obat-obatan yang dikonsumsi klien.

    M. ANALISA DATA
    NO.
    DATA
    MASALAH
    1.
    DS : Klien mengatakan malu berhadapan langsung dengan orang lain, klien mengatakan merasa tidak enak untuk bicara dengan perawat, klien merasa tidak pantas jika berada dengan orang lain.
    DO : Kontak mata kurang, menunduk, kurang interaksi sosial
    Harga Diri Rendah

    2.

    DS : Klien mengatakan tidak pernah bersosialisasi dengan warga dan tetangga kampungnya, klien mengatakan belum mengenal dan hafal nama semua pasien 1 bangsal.
    DO : Selama di Bangsal klien tidak pernah memulai pembicaraan, klien lebih banyak tiduran di tempat tidur daripada mengobrol dan berkumpul dengan teman 1 bangsal.
    Isolasi Sosial
    3.
    DS : Klien mengatakan jarang mandi selama dirawat.
    DO : Penampilan klien kurang rapih, klien menggunakan baju yang disediakan RSJ Provinsi Lampung, klien tampak tidak rapih, dan tercium bau khas.
    Defisit Perawatan Diri
    4.
    DS : Klien mengatakan jarang menceritakan permasalahannya kepada orang lain, jika ada masalah klien lebih memilih memendam masalahnya sendiri. Klien mengatakan selama di RSJ tidak pernah menceritakan masalahnya kepada teman 1 Bangsal.

    DS : Klien mengatakan sebelumnya pernah berobat di RSJ Provinsi Lampung kurang lebih 2 tahun yang lalu diantar oleh keluarga. Klien mengatakan kontrol tidak rutin, pengobatan tidak berhasil.
    Koping Individu Inefektif
    5.
    DO : Klien putus obat
    Regimen Terapi Inefektif
    6.
    DS : Klien mengatakan sulit tidur
    DO : Klien hanya tidur kurang lebih 6 jam di malam hari.
    Gangguan Istirahat/tidur
    7.
    DS : Klien mengatakan tidak tahu dengan penyakit yang dideritanya
    DO : Klien tidak tahu manfaat dan kegunaan obat-obatan yang dikonsumsi klien.
    Kurang Pengetahuan


    N. POHON MASALAH
    Pohon Masalah HDR

    O. DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN
    1. Harga Diri Rendah
    2. Isolasi Sosial
    3. Defisit Perawatan Diri

    P. INTERVENSI/RENCANA TINDAKAN
    1. Rencana Tindakan Harga Diri Rendah
    PASIEN
    KELUARGA
    PERTEMUAN 1
    -          Identifikasi kemampuan melakukan kegiatan dan aspek positif pasien (buat daftar kegiatan)
    -          Bantu pasien menilai kegiatan yang dapat dilakukan saat ini (pilih dari daftar kegiatan): buat daftar kegiatan yang dapat dilakukan saat ini
    -          Bantu pasien memilih salah satu kegiatan yang dapat dilakukan saat ini
    -          Latih kegiatan yang dipilih (alat dan cara melakukannya)
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan dua kali perhari
    -          Diskusikan masalah yang dirasakan dalam merawat pasien
    -          Jelaskan pengertia, tanda gejala, dan proses terjadinya harga diri rendah (gunakan booklet)
    -          Diskusikan aspek positif pasien yang pernah dimiliki sebelum dan setelah sakit
    -          Jelaskan cara merawat harga diri rendah terutama memberikan pujian semua hal positif pada pasien
    -          Latih keluarga memberi tanggung jawaab kegiatan pertama yang dipilih pasien; bimbing dan beri pujian
    -          Anjurkan membantu pasien seuai jadwal dan memberi pujian
    PERTEMUAN 2
    -          Evaluasi kegiatan pertama yang telah dilatih dan dierikan pujian
    -          Bantu pasien memilih kegiatan ke dua yang akan dilatih
    -          Latih kegiatan ke dua (cara dan alat)
    -          Masukkan dalam jadwal kegiatan untuk latihan 2 kegiatan masing-masing 2x/hari
    -          Evaluasi kegiatan keluarga dalam membimbing pasien malaksanakan kegiatan pertama dan kedua yang dipilih dan dilatih pasien. Beri pujian
    -          Bersama keluarga melatih pasien dalam melakukan kegiatan ketiga yang dipilih pasien
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberi pujian.
    PERTEMUAN 3
    -          Evaluasi kegiatan pertama dan kedua yang telah dilatih dan berikan pujian
    -          Bantu pasien memilih kegiatan ketiga (alat dan cara)
    -          Latih kegiatan ke tiga (cara dan alat)
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan 3 kegiatan masing-masing 2x/hari.
    -          Evaluasi kegiatan keluarga dalam membimbing pasien melaksanakan kegiatan pertama dan kedua yang dipilih dan dilatih. Beri pujian
    -          Bersama keluarga melatih pasien dalam melakukan kegiatan ketiga yang dipilih pasien.
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberi pujian
    PERTEMUAN 4
    -          Evaluasi kegiatan pertama, kedua dan ketiga yang telah dilatih dan berikan pujian
    -          Bantu pasien memilih kegiatan ke empat yang akan dilatih
    -          Latih kegiatan ke empat (cara dan alat)
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan harian 4 kegiatan masing -masing 2x/hari
    -          Evaluasi kegiatan keluarga dalam membimbing pasien melaksanakan kegiatan pertama, kedua, dan ketiga yang dipilih dan dilatih pasien. Beri pujian
    -          Bersama keluarga melatih pasien melakukan kegiatan keempat yang dipilih
    -          Jelaskan follow up ke RSJ/PKM, tanda kambuh, rujukan
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberikan pujian

    2. Rencana Tindakan Isolasi Sosial
    PASIEN
    KELUARGA
    PERTEMUAN 1
    -          Identifikasi penyebab isolasi sosial : siapa yang serumah, siapa yang dekat, yang tidak dekat, dan apa sebabnya.
    -          Keuntungan punya teman dan bercakap-cakap
    -          Kerugian tidak punya teman dan tidak bercakap-cakap
    -          Latih cara berkenalan dengan pasien dan perawat atau tamu
    -          Masukkan cara berkenalan dengan perawat atau tamu
    -          Diskusikan masalah yang dirasakan dalam merawat pasien.
    -          Jelaskan pengertian, tanda & gejala, dan proses terjadinya isolasi sosial.
    -          Jelaskan cara merawat isolasi sosial
    -          Latih dua cara merawat berkenalan, berbicara saat melakukan kegiatan
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberikan pujian saat besuk.
    PERTEMUAN 2
    -       Evaluasi kegiatan berkenalan (beberapa orang), beri pujian.
    -       Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan harian (latih 2 kegiatan)
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan 2-3 orang pasien, perawat dan tamu. Berbicara saat melakukan kegiatan harian
    -          Evaluasi kegiatan keluarga dalam merawat/melatih pasien berkenalan dan berbicara saat melakukan kegiatan harian. Beri pujian.
    -          Jelaskan kegiatan rumah tangga yang dapat melibatkan pasien berbicara (makan, sholat bersama) di Rumah.
    -          Latih cara membimbing pasien berbicara dan memberi pujian
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal saat besuk.
    PERTEMUAN 3
    -       Evaluasi kegiatan latihan berkenalan (beberapa orang) dan bicara saat melakukan kegiatan harian. Beri pujian.
    -       Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan harian (2 kegiatan baru)
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan 4-5 orang, berbicara saat melakukan 4 kegiatan.
    -           Evaluasi kegiatan keluarga dalam merawat/melatih pasien berkenalan dan berbicara saat melakukan kegiatan harian. Beri pujian
    -           Jelaskan cara melatih pasien melakukan kegiatan sosial seperti berbelanja, meminta sesuatu, dll.
    -           Latih keluarga mengajak pasien berbelanja saat besuk.
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan beri pujian saat besuk.
    PERTEMUAN 4
    -        Evaluasi kegiatan latihan berkenalan, bicara saat melakukan empat kegiatan harian. Beri pujian
    -        Latih cara bicara sosial: meminta sesuatu, menjawab pertanyaan.
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan berkenalan >5 orang, orang baru, berbicara saat melakukan kegiatan harian dan sosialisasi.
    -           Evaluasi kegiatan keluarga dalam merawat/melatih pasien berkenalan, saat berbicara melakukan kegiatan harian/RT, berbelanja. Beri pujian.
    -           Jelaskan follow up ke RSJ/PKM tanda kambuh, rujukan.
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal kegiatan dan memberikan pujian.

    3. Rencana Tindakan Keperawatan Defisit Perawatan Diri
    PASIEN
    KELUARGA
    PERTEMUAN 1
    -          Identifikasi masalah perawatan diri : kebersihan diri, berdandan, makan/minum, BAB/BAK.
    -          Jelaskan pentingnya kebersihan diri
    -          Jelaskan cara dan alat kebersihan diri
    -          Latih cara menjaga kebersihan diri : mandi dan ganti pakaian, sikat gigi, cuci rambut, potong kuku.
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan mandi, sikat gigi (2x sehari), cuci rambut (2x seminggu), potong kuku (1x seminggu).
    -          Diskusikan masalah yang dirasakan dalam merawat pasien.
    -          Jelaskan pengertian, tanda & gejala, dan proses terjadinya defisit perawatan diri.
    -          Jelaskan cara merawat defisit perawatan diri.
    -          Latih dua cara merawat: kebersihan diri dan berdandan.
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberikan pujian.
    PERTEMUAN 2
    -          Evaluasi kegiatan kebersihan diri. Beri pujian.
    -          Jelaskan cara dan alat untuk berdandan.
    -          Latih cara berdandan setelah kebersihan diri: sisiran, dan cukuran.
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk kebersihan diri dan berdandan.
    -          Evaluasi kegiatan keluarga dalam merawat/melatih pasien kebersihan diri. Beri pujian.
    -          Latih dua (yang lain) cara merawat: makan & minum, BAB & BAK.
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberi pujian.
    PERTEMUAN 3
    -          Evaluasi kegiatan kebersihan diri dan berdandan. Beri pujian.
    -          Jelaskan cara dan alat makan dan minum.
    -          Latih cara makan dan minum dengan benar.
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan kebersihan diri, berdandan dan makan & minum yang baik.
    -          Evaluasi kegiatan keluarga dalam merawat/melatih pasien kebersihan diri dan berdandan. Beri pujian.
    -          Bimbing keluarga merawat kebersihan diri dan berdandan dan makan & minum pasien.
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan berikan pujian.
    PERTEMUAN 4
    -          Evaluasi kegiatan kebersihan diri, berdandan, makan & minum. Beri pujian.
    -          Jelaskan cara BAB & BAK yang baik.
    -          Latih BAB & BAK yang baik.
    -          Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan kebersihan diri, berdandan, makan & minum dan BAB & BAK.
    -          Evaluasi kegiatan kegiatan keluarga dalam merawat/melatih pasien kebersihan diri, berdandan, makan & minum. Beri pujian
    -          Bimbing keluarga merawat BAB dan BAK pasien.
    -          Jelaskan follow up ke RSJ/PKM, tanda kambuh.
    -          Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberikan pujian.


    Q. DOKUMENTASI KEPERAWATAN
    IMPLEMENTASI
    EVALUASI
    Tanggal : Sabtu, 24 November 2018
    Pukul : 13.00 WIB
    Data :
    1. Kontak mata kurang, menunduk, kurang interaksi sosial, klien mengatakan tidak pantas berada dengan orang lain.
    2. Klien malas berkomunikasi, klien lebih banyak tiduran di tempat tidur daripada mengobrol dan berkumpul dengan teman 1 bangsal.
    3. Klien mengatakan jarang mandi selama dirawat. Klien tampak tidak rapih, dan tercium bau khas.

    Diagnosa :
    1. Harga Diri Rendah
    2. Isolasi Sosial
    3. Defisit Perawatan Diri

    Tindakan :
    1. Identifikasi kemampuan melakukan kegiatan dan aspek positif, bantu pasien memilih dan latih kegiatan yang dipilih. Masukkan jadwal
    2. Identifikasi penyebab isos. Keuntungan punya teman dan bercakap-cakap, kerugian tidak punya teman. Latih cara berkenalan dengan pasien dan perawat. Masukkan jadwal
    3. Identifikasi masalah perawatan diri kebersihan diri, berdandan, makan minum, BAB dan BAK. Latih cara menjaga kebersihan diri. Masukkan jadwal

    RTL :
    1. Evaluasi kegiatan pertama : menyapu dan berikan pujian. Bantu klien memilih kegiatan kedua yang akan dilatih. Latih kegiatan kedua : Merapihkan tempat tidur. Masukkan jadwal
    2. Evaluasi kegiatan berkenalan satu orang, beri pujian. Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan harian : Menyapu dan merapihkan tempat tidur. Masukkan jadwal
    3. Evaluasi kegiatan kebersihan diri, beri pujian. Jelaskan cara dan alat untuk berdandan. Latih cara berdandan : Sisiran, cukuran. Masukkan jadwal
    S :
    1. Klien mengatakan senang setelah bercakap-cakap dengan perawat
    2. Klien menjawab salam dan mengatakan selamat pagi, menyebutkan nama dan alamat.
    3. Klien mengatakan jarang mandi.

    O :
    1. Klien mampu mengungkapkan aspek positif yang dimiliki, klien mampu memilih kegiatan positif, klien mampu melakukan kegiatan positif : Menyapu.
    2. Klien mau berkenalan dengan perawat, klien mau berjabat tangan.
    3. Klien mampu menjelaskan kembali bagaimana cara menjaga kebersihan diri yang benar.

    A :
    1. Harga Diri Rendah
    2. Isolasi Sosial
    3. Defisit Perawatan Diri

    P :
    1. Masukkan kegiatan positif : Menyapu 2x sehari pagi dan sore kedalam jadwal kegiatan harian.
    2. Masukkan kegiatan harian cara berkenalan dengan 1 orang 1x sehari kedalam jadwal harian.
    3. Masukkan kegiatan harian menjaga kebersihan diri : Mandi klien 2x sehari pagi dan sore hari kedalam jadwal.
    Tanggal : Minggu, 25 November 2018
    Pukul : 09.00 WIB
    Data :
    1. Kontak mata kurang, menunduk, kurang interaksi sosial, klien mengatakan tidak pantas berada dengan orang lain.
    2. Klien malas berkomunikasi, klien lebih banyak tiduran di tempat tidur daripada mengobrol dan berkumpul dengan teman 1 bangsal.
    3. Klien mengatakan jarang mandi selama dirawat. Klien tampak tidak rapih, dan tercium bau khas.

    Diagnosa :
    1. Harga Diri Rendah
    2. Isolasi Sosial
    3. Defisit Perawatan Diri

    Tindakan :
    1. Evaluasi kegiatan pertama : menyapu dan berikan pujian. Latih kegiatan pertama : menyapu. Masukkan jadwal
    2. Evaluasi kegiatan berkenalan satu orang, beri pujian. Latih cara berkenalan dengan pasien dan perawat. Masukkan jadwal
    3. Evaluasi kegiatan kebersihan diri, beri pujian. Jelaskan cara dan alat untuk menjaga kebersihan diri. Latih cara menjaga kebersihan diri : Mandi, ganti pakaian, sikat gigi, cuci rambut, potong kuku. Masukkan jadwal

    RTL :
    1. Evaluasi kegiatan pertama : menyapu dan berikan pujian. Bantu klien memilih kegiatan kedua yang akan dilatih. Latih kegiatan kedua : Merapihkan tempat tidur. Masukkan jadwal
    2. Evaluasi kegiatan berkenalan satu orang, beri pujian. Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan harian : Menyapu dan merapihkan tempat tidur. Masukkan jadwal
    3. Evaluasi kegiatan kebersihan diri, beri pujian. Jelaskan cara dan alat untuk berdandan. Latih cara berdandan : Sisiran, cukuran. Masukkan jadwal
    S :
    1. Klien mengatakan tidak melakukan kegiatan menyapu dan merapihkan tempat tidur karena malu dan malas.
    2. Klien mengatakan malu untuk berkenalan dengan teman 1 bangsal dan perawat.
    3. Klien mengatakan malas mandi, mandi hanya 1x dalam sehari.

    O :
    1. Klien belum melakukan kegiatan positif : Menyapu dan merapihkan tempat tidur.
    2. Klien belum berkenalan dengan teman 1 bangsal dan perawat.
    3. Klien nampak tidak rapih, mandi 1x sehari.

    A :
    1. Harga Diri Rendah
    2. Isolasi Sosial
    3. Defisit Perawatan Diri

    P :
    1. Masukkan kegiatan positif : Menyapu 2x sehari pagi dan sore kedalam jadwal kegiatan harian.
    2. Masukkan kegiatan harian cara berkenalan dengan 1 orang 1x sehari kedalam jadwal harian.
    3. Masukkan kegiatan harian menjaga kebersihan diri : Mandi klien 2x sehari pagi dan sore hari kedalam jadwal.

    Tanggal : Minggu, 25 November 2018
    Pukul : 11.00 WIB
    Data :
    1. Klien memperhatikan apa yang dibicarakan perawat, kontak mata tertuju pada perawat, kurang interaksi sosial.
    2. Klien malas berkomunikasi, klien masih suka menyendiri daripada mengobrol dan berkumpul dengan teman 1 bangsal.
    3. Klien mengatakan hanya mandi 1x sehari. Klien tampak tidak rapih.

    Diagnosa :
    1. Harga Diri Rendah
    2. Isolasi Sosial
    3. Defisit Perawatan Diri

    Tindakan :
    1. Evaluasi kegiatan pertama : menyapu dan berikan pujian. Bantu klien memilih kegiatan kedua yang akan dilatih. Latih kegiatan kedua : Merapihkan tempat tidur. Masukkan jadwal
    2. Evaluasi kegiatan berkenalan satu orang, beri pujian. Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan harian : Menyapu dan merapihkan tempat tidur. Masukkan jadwal
    3. Evaluasi kegiatan kebersihan diri, beri pujian. Jelaskan cara dan alat untuk berdandan. Latih cara berdandan : Sisiran, cukuran. Masukkan jadwal

    RTL :
    1. Evaluasi kegiatan pertama dan kedua yang telah dilatih. Bantu pasien memilih kegiatan ketiga : alat dan cara. Latih kegiatan ketiga. Masukkan jadwal
    2. Evaluasi kegiatan berkenalan dan berbicara saat melakukan 2 kegiatan harian. Latih berbicara saat melakukan kegiatan harian (2 kegiatan baru). Masukkan jadwal
    3. Evaluasi kegiatan kebersihan diri dan berdandan, beri pujian. Jelaskan cara dan alat makan dan minum. Latih cara makan dan minum. Masukkan jadwal
    S :
    1. Klien mengatakan sudah melakukan kegiatan menyapu. Klien mengikuti instruksi kegiatan merapihkan tempat tidur yang diajarkan perawat.
    2. Klien mengatakan senang berkenalan dengan teman 1 bangsal dan perawat. Klien masih diam saat melakukan kegiatan.
    3. Klien mengatakan mandi 2x dalam sehari pagi dan sore. Klien mengatakan tidak sisiran.

    O :
    1. Klien melakukan kegiatan positif : Menyapu dan merapihkan tempat tidur.
    2. Klien berkenalan dengan teman 1 bangsal dan perawat.
    3. Penampilan klien cukup rapih, mandi 2x sehari.

    A :
    1. Harga Diri Rendah
    2. Isolasi Sosial
    3. Defisit Perawatan Diri

    P :
    1. Masukkan kegiatan positif : Menyapu 2x sehari pagi dan sore kedalam jadwal kegiatan harian.
    2. Masukkan kegiatan harian cara berkenalan dengan 1 orang 1x sehari kedalam jadwal harian.
    3. Masukkan kegiatan harian menjaga kebersihan diri : Mandi klien 2x sehari pagi dan sore hari kedalam jadwal.


    Next
    This is the most recent post.
    Older Post
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Askep HDR Asuhan Keperawatan Jiwa Harga Diri Rendah Rating: 5 Reviewed By: Catatan Perawat
    Scroll to Top